
PERJUANGAN MENUJU PROVINSI DAERAH ISTIMEWA MINANGKABAU SEMAKIN MENYALA
Payakumbuh, 16 Juli 2026 – Sekretaris Jenderal Badan Persiapan Provinsi Daerah Istimewa Minangkabau (BP2DIM), Anton Pratama, yang hadir dari Jakarta untuk memenuhi undangan audiensi dengan Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy, menyampaikan bahwa perjuangan mewujudkan Provinsi Daerah Istimewa Minangkabau (DIM) kini semakin menguat.
Dalam audiensi yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan, Wakil Gubernur menyampaikan keinginannya agar Sumatera Barat kembali menegaskan identitasnya dengan menjaga serta melestarikan adat, budaya, dan silat Minangkabau. Menurut Anton, kecintaan Wagub terhadap Ranah Minang telah ditanamkan sejak kecil oleh keluarganya, termasuk dari kakeknya yang merupakan salah satu tokoh PDRI.
Pada kesempatan tersebut, BP2DIM menyerahkan sejumlah dokumen penting, antara lain Naskah Akademik, RUU DIM, dokumen historis, Buku Saku DIM, serta rekomendasi Tim Khusus BP2DIM. Dokumen-dokumen tersebut juga sedang dikaji oleh Tim Ahli DPRD Sumatera Barat.
BP2DIM menyebut perjuangan DIM semakin kuat karena selain mendapat dukungan Wakil Gubernur, juga telah memperoleh dukungan Ketua DPRD Sumatera Barat, tokoh diaspora Minang, tokoh nasional, serta berbagai organisasi kemasyarakatan.
BP2DIM mengapresiasi dukungan seluruh pihak dan berharap Pemerintah Provinsi serta DPRD Sumatera Barat segera menerbitkan rekomendasi resmi dan tertulis untuk mendukung perubahan nama Provinsi Sumatera Barat menjadi Provinsi Daerah Istimewa Minangkabau. Setelah rekomendasi tersebut diterbitkan, perjuangan akan dilanjutkan secara lebih masif ke DPR RI, DPD RI, dan Pemerintah Pusat hingga memperoleh persetujuan Presiden sebagai dasar pembentukan Undang-Undang Daerah Istimewa Minangkabau.
BP2DIM juga mengajak seluruh masyarakat Sumatera Barat dan perantau Minangkabau di seluruh dunia untuk bersama-sama mendukung perjuangan ini sebagai upaya menjaga, melestarikan, dan memperkuat adat serta budaya Minangkabau yang berlandaskan ABS-SBK (Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah).
Tulis Komentar